Arsip untuk Oktober, 2008

h1

Pete – Manfaatnya

Oktober 31, 2008

Diambil dari email nyasar…

Pete itu mengandung 3 macam gula alami yaitu sukrosa, fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat. Kombinasi ini, ternyata bikin kita jadi sangat bertenaga!

Riset membuktikan dua porsi pete aja.. mampu memberikan tenaga yang cukup untuk melakukan aktivitas berat selama 90 menit. Makanya, tau gak sih kalo makanan ini itu kesukaannya para atlet top!

Check this out!

Depresi
Menurut survei yang dilakukan oleh MIND diantara pasien penderita depresi, banyak orang merasa lebih baik setelah makan pete. Hal ini terjadi karena pete mengandung tryptophan, sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Inilah yang akan membuat relax, memperbaiki mood dan secara umum membuat seseorang lebih bahagia.

PMS (premenstrual syndrome)
Jika mengalami PMS saat ‘tamu’ datang, kamu ga perlu minum pil ini ataupun itu, cukup atasi dengan makan pete. Vitamin B6 yang dikandung pete mengatur kadar gula darah, yang dapat membantu mood.

Anemia
Dengan kandungan zat besi yang tinggi, pete dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.

Tekanan darah tinggi
Buah tropis unik ini sangat tinggi kalium, tetapi rendah garam, sehingga sangat sempurna untuk memerangi tekanan darah. Begitu tingginya, sehingga FDA Amerika mengizinkan perkebunan pete untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan buah ini untuk menurunkan resiko tekanan darah dan stroke.

Kemampuan otak
200 siswa di Twickenham (Middlesex) tertolong dengan mudah melalui ujian pada tahun ini karena memakan pete pada saat sarapan, istirahat, dan makan siang. Riset telah membuktikan bahwa buah dengan kandungan kalium tinggi dapat membantu belajar dengan membantu siswa semakin waspada.

Sembelit
Karena kandungan serat yang tinggi, maka pete akan mempermudah menormalkan kembali aksi pencernaan, membantu mengatasi permasalahan ini tanpa harus kembali ke laksativ.

Obat mabuk
Salah satu cara paling cepat untuk menyembuhkan “penyakit” mabuk adalah milkshake pete, yang dimaniskan dengan madu. Pete akan membantu menenangkan perut dan dengan bantuan madu akan meningkatkan kadar gula darah yang jatuh, sedangkan susu akan menenangkan dan kembali memperbaiki kadar cairan dalam tubuh.

Dan beberapa lainnya…seperti Kekenyangan, Mual di pagi hari, Gigitan nyamuk (gosok bekas gigitan dengan pete), Kegemukan, Luka lambung Mengatur suhu tubuh, Merokok, Stress, Stroke, Caplak(letakkan pete di caplak dengan plester)
Jika dibandingin dengan apel, pete memiliki protein 4 kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat Vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya.
Soal baunya? Hilangkan bau pete dengan makan Jengkol!
h1

LOCUS OF CONTROL – Bagaimana Menyikapi Kesuksesan & Kegagalan

Oktober 22, 2008
Dalam psikologi ada dikenal sebuah konsep tentang bagaimana kita menyikapi sebuah kesuksesan – yang juga mempunyai sisi berseberangan dengan kegagalan. Selalu menarik karena kita akan berbicara bagaimana kemakmuran selalu singgah pada diri seseorang sedangkan kemiskinan berada pada yang itu-itu saja. Saya tidak bermaksud melepas pembahasan agama dalam hal ini. Tapi sekedar mengungkapkan bagaimana umumnya manusia bersikap terhadap sebuah mata uang – kesuksesan dan kegagalan.

Konsep itu disebut LOCUS OF CONTROL. Coba renungkan sejenak definisi berikut:

…refers to a person’s belief about what causes the good or bad results in their life, either in general or in a specific area such as health or academics. It can either be internal (meaning the person believes that they control themself and their life) or external (meaning they believe that their environment, some higher power, or other people control their decisions and their life).

Pusing kan baca tulisan di atas? Intinya kita punya kecenderungan untuk melihat penyebab masalah yang kita hadapi – faktor internal atau eksternal. Kalau orang yang suka ngeles biasanya menyalahkan ah.. gua gagal karena si A nggak mendukung; kalah karena shuttle cocknya jelek semua atau beruntung karena menang tanpa susah payah. Kalau suka introspeksi maka dia akan lihat ..hmm.. rasanya gua mesti belajar lebih giat lagi.

Jadi.. apakah pengendali arah hidup kita ada di luar atau di dalam diri, ternyata adalah pilihan kita sendiri. Tapi.. nggak berarti kita harus pilih salah satunya. Kita bisa punya dua locus of control. Bahkan bisa berubah-ubah. Nggak ada yang salah. Hanya saja untuk sebuah kesuksesan.. menurut saya pribadi emang mesti kerja keras lah. Sisanya DOA. Hehehe.. [Jangan lupa bershalawat]

Saya sitir kalimat-kalimat menarik tentang kegagalan dari Mario Teguh.

h1

Menguji Kadar Bersyukur

Oktober 20, 2008
Kita sering mengeluh karena pekerjaan kita yang membosankan. Padahal kalau kita mau melihat ke bawah banyak hal yang mestinya membuat kita bersyukur. Begitu mudahnya kita mendapat rejeki sementara mata begitu silau dengan hal-hal yang bisa dijangkau oleh orang lain. Rasanya nggak adil bukan?
Kenapa orang lain mudah mendapatkannya sedangkan kita tidak? Berderet kalimat dengan akhiran tanda tanya seakan tak kunjung selesai. Mirip dengan pertanyaan mengapa yang beriman diuji sedangkan yang tidak beriman mendapatkan kemudahan? Dalam satu khutbah di bulan Ramadhan kemarin seorang Ustadz berkata logika itu sederhana sekali sebagaimana halnya mengapa orang yang yang bersekolah diuji sedangkan yang tidak bersekolah tidak diuji. Hmmm…
Coba renungkan apakah kita sudah bersyukur dengan apa yang kita dapat hari ini. Check these pictures out.


h1

Kebenaran Al Quran

Oktober 17, 2008
” Air asin & air Tawar “

Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir berdampingan; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (Q.S Al Furqan:53)

Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton acara TV Discovery pasti kenal Jacques Yves Costeau, ia seorang ahli oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke perbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat film dokumenter tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton di seluruh dunia. Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba ia menemukan beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya kerana tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang masin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya.

Fenomena ganjil itu memusingkan dia dan mendorongnya untuk mencari tahu penyebab terpisahnya air tawar dari air masin di tengah-tengah lautan. Ia mulai berfikir, jangan-jangan itu hanya khalayan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawaban yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut.

Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor muslim, kemudian ia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan (surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez.

Ayat itu berbunyi “Marajal bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laa yabghiyaan…” Artinya: “Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing ..” Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas. Dan Dialah yang membiarkan dua laut yang mengalir; yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.

Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan tapi tak bercampur airnya diartikan sebagai lokasi muara sungai, di mana terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air masin dari laut. Namun tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Ar-Rahman ayat 22 yang berbunyi “Yakhruju min huma lu’lu`u wal marjaan” artinya “Keluar dari keduanya mutiara dan marjan.” Padahal di muara sungai tidak ditemukan mutiara.

Terpesonalah Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur’an itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Al Qur’an ini mustahil disusun oleh Muhammad SAW yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera. Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam akhirnya terbukti pada abad 20.

Costeau pun berkata bahwa AlQur’an memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya mutlak benar. Dengan seketika dia pun memeluk Islam.

Allahu Akbar…! Costeau mendapat hidayah melalui fenomena teknologi kelautan. Maha Benar Allah yang Maha Agung.

Ditulis oleh : Zainadi Furqon

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.