h1

Motivasi Dalam Kaleng Coca Cola

November 6, 2008

Sebuah cerita yang menarik tentang 3 kaleng coca cola. Kaleng pertama dijual di supermaket lokal bersama kaleng coca cola lain dengan harga Rp. 4.000. Kaleng kedua ditempatkan di dalam kulkas dingin dan dijual dengan harga Rp. 7.500. Kaleng ketiga dijual di hotel bintang 5 mewah yang baru dikeluarkan ketika ada yang memesan dengan sajian dalam gelas kristal, batu es dan senyum ramah sang pelayan. Harganya Rp. 30.000.

Mengapa ketiga kaleng coca cola tersebut berbeda harga? Kata cerita itu – lingkungan anda mencerminkan harga anda. Lingkungan berbicara tentang RELATIONSHIP. Apabila anda berada dilingkungan yang bisa mengeluarkan terbaik dari diri anda, maka anda menjadi cemerlang. Tapi bila Anda berada dilingkungan yang meng-kerdil-kan diri Anda, maka Anda menjadi kerdil. Orang yang sama, bakat yang sama, kemampuan yang sama + lingkungan yang berbeda = NILAI YANG BERBEDA.

Pendapat saya? BUKAN BEGITU.

Kata Robert Kiyosaki [moga-moga nggak salah mensitir] – kalau kita ingin berhasil secara finansial maka kita mesti punya 5 orang yang sukses [saya lupa secara persis bagaimana bunyi teori ini] Mereka akan saling menulari kesuksesan
Bagi bagi saya intinya kita sendiri – yang memang bukan kaleng – harus memilih lingkungan kita. Misalnya kalau kita dalam lingkungan yang membolehkan mencuri maka mengambil benda milik orang lain lumrah saja. Dan jadilah kita pencuri. Masalahnya itu adalah pilihan kita sendiri.
Jadi – kalau kita MEMILIH masuk dalam lingkungan orang sukses maka kita akan terbawa. Kan kita ROCKER JUGA [MANUSIA] bukan kaleng

Mungkin begitu.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.